Gedung Utama Pertama MTs. Sunan Ampel Kraton

Learn to Changes for to Be Better "Belajar berubah menjadi lebih baik".

Gedung Utama Kedua MTs Sunan Ampel

Belajar Untuk Berubah Menjadi Lebih Baik Lagi

Bentuk Kegiatan Rutin Madrasah MTs Sunan Ampel

Kegiatan Apel Pagi Setiap Tanggal 1 dan 15

Gedung Kantor MTs Sunan Ampel

Salah Satu Kantor Tata Usaha MTs Sunan Ampel

Program Bea Siswa Setiap Tahun

Beberapa siswa yang mendapatkan Bea Siswa Ke kampung Inggris Pare Kediri

Para Dewan Guru – Kepala Sekolah dan Wakamad

Acara Workshop Aplikasi Raport Digital di Selekta Batu

Program Tahunan Bea Siswa

Bea Siswa Program Bahasa Inggris ke kampung Ingris Pare Kediri

Bentuk Kegiatan Rutin Madrasah MTs Sunan Ampel

Kegiatan Apel Pagi Setiap Tanggal 1 dan 15

Rabu, 05 Februari 2025

LEMBAGA PENDIDIKAN SUNAN AMPEL : Gelar Rapat Koordinasi Evaluasi KBM dan Pembentukan Panitia Haflah 2025

 


WARTA ILMU : Mengevaluasi kegiatan pembelajaran selama bulan sebelumnya, dua lembaga MTs dan MA gelar rapat bersama. Kamis, 06 Pebruari 2025 semua dewan guru, tenaga kependidikan dan karyawan lainnya berkumpul di ruang guru lantai 2 membahas tentang kegiatan belajar mengajar. Dalam paparannya kepala lembaga MA Sunan Ampel Nurul Amin mengingatkan agar setiap dewan guru memperhatikan tentang kedisiplinan saat mengajar. Dia menambahkan jika selama ini masih ada beberapa guru yang masih kurang menjaga kediplinan.

Selain dihadiri oleh semua dewan guru, hadir juga wakil yayasan baik dari wakil ketua, sekertaris dan bendahara. Sambutan acara juga disampaikan oleh perwakilan yayasan agar masing-masing pihak menjaga kedisiplinan waktu dalam melakukan kegiatan KBM. Dia menambahkan agar setiap guru untuk menjaga tupoksi masing-masing. Diharapkan guru juga disiplin walaupun tidak ada yang mengawasi.

Selain rapat evaluasi, juga pembentukan panitia haflah. Ada 2 orang yang disodorkan ke forum menjadi kandidat yaitu Imron dan Faiz. Namun setelah melakukan kesepakatan, opsi aklamasi yang disepakati. Sehingga ketua panitia di jabat oleh Faiz yang merupakan waka kurikulum. Rencana tindak lanjut akan dilakukan hari berikutnya untuk memantapkan program tersebut. Team WI melaporkan


Selasa, 28 Januari 2025

ISRO MI'ROJ : Mentauladani Sikap Nabi dalam Membentuk Karakter Siswa Sunan Ampel

 


Karanganyar Rabu, 29/01/2025

Pagi yang cerah dengan udara yang sejuk menyelimuti langit Sunan Ampel, semua siswa berkumpul di masjid AT - TAQWA melakukan kegiatan dan memperingati hari besar keagamaan. Selesai jam pelajaran yang ke-2 seluruh siswa dengan didampingi dewan guru menuju masjid. Semua siswa berkumpul dengan tertib dan rapi di dalam masjid. Baik siswa perempuan atau siswa pria. Mereka menggelar acara isro dan mi'roj bersama dewan guru serta kepala madrasah Tsanawiyah dan Aliyah. hadir sebagai pemandu acara ust. Amin Armanu yang merupakan tokoh dan penanggung jawab semua kegiatan keagamaan.

Acara dibuka dengan bacaan sholawat yang diiringi dengan seni banjari oleh siswa pondok setempat. Semua hening dan larut dalam lantunan setiap sholawat yang dibacakan oleh team BANJARI lembaga tersebut. Hadir dalam acara itu guru sekaligus sekertaris yayasan H. Akhmad Dimyati, SE yang juga larut dalam lantunan kalimat-kalimat toyiba. Momen acara ini sangat penting sekali dalam memberikan landasan pembangunan karakter siswa melaluhi contoh prilaku dan akhlak nabi Muhammad SAW. Bagaimana tidak dalam peristiwa mi'roj beliau menerima tugas yang diberikan oleh Allah SWT yaitu perintah sholat. Tentu beliau sebagai insan yang bertanggung jawab serta peduli pada umat, menerima dengan lapang dada sebagai bentuk amanah.

Jika kita memahami secara mendalam peristiwa tersebut ada tiga hal nilai karakter yang bisa kita petik dari beliau yaitu tanggung jawab, peduli serta kerja keras. Jika sikap ini dimiliki oleh siswa, maka sudah barang tentu lembaga pendidikan Sunan Ampel dikatakan berhasil. Upaya penanaman nilai karakter tersebut, tidak hanya melaluhi momentum hari besar keagamaan saja, namun masih banyak metode lain yang bisa dilakukan. Selain acara diisi dengan bacaan sholawat, acara juga diisi tausiah oleh ketua yayasan Ust. Abdulloh Isro Umar. Diharapkan semua siswa mampu memahami dan mentauladani sikap baik Rosulullah SAW. Team WI melaporkan.










IKUT BELA SUNGKAWA : Rombongan Lembaga Sunan Ampel Kunjungi Rumah Duka


Sebagaimana mestinya dan sudah mentradisi sebagai bentuk kepedulian pada sesama teman sejawat, kepala madrasah Sunan Ampel bersama rombongan mendatangi rumah duka dari mertua Khoirul Anam. Dia seorang pendidik di Lembaga Sunan Ampel sekaligus juga alumni. Beliau di berikan ujian oleh Allah SWT, karena salah satu keluarga atau lebih tepatnya mertua meninggal dunia. Suasana berkabung itu pun mendapatkan reaksi peduli dari sesama pendidik. Ungkapan bela sungkawa terus mengalir pada keluarga yang ditinggalkannya.

Senin, 28 Januari 2025 rombongan dari Sunan Ampel tiba dirumah duka pukul 12.00 WIB. Rombongan yang dipimpin oleh kedua kepala Madrasah ini langsung menuju ruangan dan disambut hangat oleh Khoirul Anam. Setelah menunggu beberapa saat, rombongan melanjutkan acaranya dengan membaca Yassin dan tahlil yang langsung dipimpin oleh komandan ust. Amin Armanu. Berbagai cerita awal duka pun dituturkan oleh pihak keluarga. Tak lupa hadir juga dalam acara tersebut punggawa dari Lembaga MA Sunan Ampel seperti Nur Kholis, Suhel dan juga Muhammad Sodiq. Sebelum mereka pamit, pihak Lembaga melaluhi perwakilan memberikan sedikit bingkisan untuk meringankan penderitaan keluarga Anam.

Faedah takziah memang banyak yang bisa kita petik diantaranya adalah untuk menghibur, mendoakan, dan memberikan dukungan kepada keluarga yang berduka. Takziah juga dapat mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antar sesama umat Muslim. Sementara itu secara komprehensip berikut ini adalah beberapa faedah takziah.

  1. Mengurangi kesedihan dan kegundahan keluarga yang ditinggalkan
  2. Memberikan nasihat dan dukungan agar mereka bisa sabar dan ikhlas menerima musibah
  3. Mempererat tali silaturahmi dan solidaritas antar sesama umat Muslim
  4. Menguatkan hati pihak yang sedang berduka, agar lebih bersabar, tawakal, dan merasa tidak sendiri
  5. Meringankan musibah mereka
  6. Mendoakan almarhum atau almarhumah yang meninggal dunia

Dalam Islam, takziah hukumnya sunnah. Saat bertakziah, dianjurkan untuk memberikan doa kebaikan untuk jenazah maupun keluarga yang ditinggalkan. Kehadiran orang-orang yang bertakziah diharapkan dapat menguatkan hati pihak yang sedang berduka, agar lebih bersabar, tawakal, dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi kesedihan tersebut. Ketika ada keluarga, kerabat, teman atau tetangga yang meninggal dunia, kita tentunya akan datang untuk bertakziah. Namun sudah tahukah kita makna takziah itu sebenarnya?. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), takziah adalah kunjungan (ucapan) untuk menyatakan turut berdukacita atau belasungkawa. Takziah adalah menghibur hati orang yang mendapat musibah. Kehadiran orang-orang yang bertakziah diharapkan dapat menguatkan hati pihak yang sedang berduka, agar lebih bersabar, tawakal, dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi kesedihan tersebut. 

Imam an-Nawawi dalam al-Adzkar an-Nawawiyyah juga mendefinisikan takziah sebagai berikut:

واعلم أن التعزية هي التصبير، وذكر ما يسلّي صاحب الميت، ويخفّف حزنه، ويهوّن مصيبته، وهي مستحبة، فإنها مشتملة على الأمر بالمعروف، والنهي عن المنكر، وهي داخلة أيضاً في قول الله تعالى: (وَتَعاونُوا على البِرّ والتَّقْوَى)، وهذا أحسن ما يُستدلّ به في التعزية. 

Artinya: Ketahuilah, takziah hakikatnya adalah tashabbur (mengajak sabar), menyampaikan hal-hal yang dapat menghibur keluarga orang meninggal, meringankan kesedihannya, dan memudahkan urusan musibahnya. Hukum takziah adalah sunnah. Ia mercakup urusan amar ma’ruf dan nahi. Ia juga termasuk ke dalam firman Allah: Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran (QS Al-Maidah [5]: 2). Ayat ini merupakan dalil paling kuat dalam urusan takziah.

Team WI melaporkan.